Langsung ke konten utama

inilah macam macam usaha rumahan

Macam macam usaha rumahan yang berkembang di lingkungan sekitar kita mengindikasikan bahwa masyarakat semakin kreatif dalam menangkap peluang usaha. Pada artikel kali ini, My Tips On Buying Ultrabook bekerja sama dengan Gudang Peluang Bisnis untuk menyajikan informasi macam macam usaha rumahan ini ke hadapan pembaca My Tips On Buying Ultrabook. Kerja sama ini juga dirintis bersama puluhan blog lainnya yang tergabung dalam jaringan blog mas nugroho.
Gudang Peluang Bisnis mengamati fenomena usaha rumahan sebagai kekuatan ekonomi kerakyatan yang mampu bersinergi dengan perusahaan bermodal besar. Keharusan untuk menggandeng usaha rumahan sebagai pemasok bahan baku hingga produk jadi, menjadi daya tawar usaha rumahan untuk mensejajarkan diri sebagai pelaku utama perekonomian. Macam macam usaha rumahan pun menjadi indikator keberhasilan perekonomian.

Sejalan dengan hasil pengamatan itu, Gudang Peluang Bisnis memiliki gagasan untuk mengulas macam macam usaha rumahan yang prospektif untuk dijalankan oleh masyarakat yang ingin menjalankan usaha. Ulasan ini akan dipublikasikan secara masif melalui kerja sama bersama puluhan blog yang tergabung dalam jaringan blog mas nugroho. Salah satu blog yang berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah My Tips On Buying Ultrabook.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan ulasan macam macam usaha rumahan dapat tersebar dengan cepat ke jagad internet sehingga bisa dibaca oleh para pencari informasi macam macam usaha rumahan yang berduyun - duyun mendatangi mesin pencari Google. Dengan begitu, macam macam usaha rumahan dapat menginspirasi banyak orang untuk menjalankan usaha.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

DARIMANA KEBAHAGIAN ITU SEBENARNYA?

John C Maxwell suatu ketika pernah didapuk menjadi seorang pembicara di sebuah seminar bersama istrinya. Ia dan istrinya, Margaret, diminta menjadi pembicara pada beberapa sesi secara terpisah. Ketika Maxwell sedang menjadi pembicara, istrinya selalu duduk di barisan terdepan dan mendengarkan seminar suaminya. Sebaliknya, ketika Margaret sedang menjadi pembicara di salah satu sesi, suaminya selalu menemaninya dari bangku paling depan. Ceritanya, suatu ketika sang istri, Margaret, sedang menjadi pembicara di salah satu sesi seminar tentang kebahagiaan. Seperti biasa, Maxwell duduk di bangku paling depan dan mendengarkan. Dan di akhir sesi, semua pengunjung bertepuk tangan. Yang namanya seminar selalu ada interaksi dua arah dari peserta seminar juga kan? (Kalau satu arah mah namanya khotbah :) Di sesi tanya jawab itu, setelah beberapa pertanyaan, seorang ibu mengacungkan tangannya untuk bertanya. Ketika diberikan kesempatan, pertanyaan ibu itu seperti ini, ...

HIDUP UNTUK MEMBERI

Disuatu sore hari pada saat aku pulang kantor dengan mengendarai sepeda motor, aku disuguhkan suatu drama kecil yang sangat menarik, seorang anak kecil berumur lebih kurang sepuluh tahun dengan sangat sigapnya menyalip disela-sela kepadatan kendaraan disebuah lampu merah perempatan jalan di Jakarta . Dengan membawa bungkusan yang cukup banyak diayunkannya sepeda berwarna biru muda, sambil membagikan bungkusan tersebut ,ia menyapa akrab setiap orang, dari Tukang koran , Penyapu jalan, Tuna wisma sampai Pak polisi. Pemandangan ini membuatku tertarik, pikiran ku langsung melayang membayangkan apa yang diberikan si anak kecil tersebut dengan bungkusannya, apakah dia berjualan ? “kalau dia berjualan apa mungkin seorang tuna wisma menjadi langganan tetapnya atau…??, untuk membunuh rasa penasaran ku, aku pun membuntuti si anak kecil tersebut sampai disebrang jalan , setelah itu aku langsung menyapa anak tersebut untuk aku ajak berbincang-bincang. De, “boleh kakak bertanya” ? silahkan kak, k...

Karena Aku Atau Pencak Silat?

Qory Aninditya Putri, nama yang cantik bukan untuk remaja berumur 13 tahun? Yap! Sesuai namanya, ia memang remaja cantik dan periang. Mungkin ia adalah remaja yang sangat beruntung karena dilahirkan dari keluarga berada. Seperti layaknya orang kebanyakan, namanya anak sematawayang pasti akan dimanja, begitu juga dengan Qory. Karena terlalu dimanja, ia pun menjadi anak yang konsumtif dan sombong. Ia harus berbelanja barang barang branded, pergi kemana mana harus naik mobil pribadi, dan enggan bergaul dengan teman yang menurutnya tidak selevel dengannya. Mentari pagi turut menghampiri hari Qory, seperti biasa ia sedang sarapan dan bersiap untuk berangkat sekolah. Sebenarnya, Qory ingin sekali diantar oleh papa dan mamanya, namun ia tahu pasti nmereka selalu beralasan sibuk kerja. Dan ia pun terbiasa berangkat sekolah diantar oleh supir pribadinya. “berangkat sekarang, pak!” kata Qory kepada pak Jo supirnya. “baik, non.” Kata pak jo. Qory pun berangkat sekolah dengan mobil pribadinya yan...